Mlancong ke Kampung Gajah
- Aug.23.2010
- Written by Administrator
- Hits: 2874
Hati kami sempat ragu-ragu ketika melintas di Jalan Sersan Bajuri, Bandung melihat banyak patung gajah di sisi kiri jalan. Dan tak lama kemudian ketika mobil yang kami kendarai terus melaju, sebuah gapura besar bertuliskan ”Kampung Gajah” dengan patung gajah di depannya begitu menggoda untuk dikunjungi.
Padahal tujuan utama kami melintas di jalan Sersan Bajuri bukanlah ke Kampung Gajah, namun ke tempat lain yang tak jauh dari situ. Setelah beberapa saat berpikir, akhirnya kami belokkan mobil dan masuk ke gerbang Kampung Gajah. Setelah memarkir kendaraan, kami langsung berputar-putar dan pilihan pertama langsung jatuh ke lokasi sepeda air. Sebuah danau kecil dengan latar belakang kota Bandung yang langitnya dihiasi kabut tipis membuat suasana pagi itu sangat romantis.









Pertama kita masuk gerbang di sebelah kiri langsung terpampang tulisan Kampung Gajah Agro. Berbagai jenis tanaman yang beberapa diantaranya nampak berbuah dijual disini. Seperti jeruk, kedondong, mangga, jambu dan lain-lain.
Selanjutnya kami menuju lokasi sepeda air dan lintasan naik kuda yang merupakan lokasi paling bawah dari kampung Gajah yang berada di Perbukitan. Naik ke atas kita akan disambut oleh lokasi foodcourt untuk masakan Indonesia yang berada di sebelah kanan dan permainan anak yang berada disebelah kiri. Anak-anak akan dimanjakan dengan berbagai permainan yang sangat menarik, dengan hanya sekali bayar Rp 30,000 per orang dengan waktu yang tak terbatas.
Terus berjalan ke atas adalah restoran minimalis dengan berbagai menu internasionalnya. Seperti salad nicoise, shrimp calypso salad, hungarian beef goulash soup, zuppa zuppa, baked macaroni, fried skin potato, poached salmon in white wine soup, steak dan pasta. Serta Asian Cuisine seperti Singapore Fried Rice, Sop buntut, Malaysian Beef Curry dan Dori Fish Thai Mango. Di sebelahnya adalah lintasan ATV kecil yang setiap saat siap digunakan bagi anda yang ingin memau adrenalin.
Segway adalah salah permainan menarik, dimana kita akan mengendarai sebuah alat dengan dua ban sebagai penopangnya. Jadi untuk lihai mempergunakan alat ini diperlukan keseimbangan juga agar segway tetap melaju dengan baik. Segway dan restoran khas Sunda terletak diatas restoran internasional dimana didepannya juga sudah siap ATV besar yang siap mengajak anda untuk berpetualang sekeliling lokasi.
Bagi anda yang gemar fashion, segeralah menju lokasi lapangan paling atas, berbagai pakaian untuk segala jenis umur, dari yang paling murah sampai dengan yang paling mahal ada disini. Layaknya distro tapi dengan menggunakan tenda, konsepnya menyatu dengan alam dalam suasana bebas.





















Menurut keterangan PR (Public Relation) Kampung Gajah yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan, “ Kampung Gajah ini didirikan pada 25 Desember 2009 dengan konsep permainan anak. Namun seiring dengan berjalannya waktu berubah menjadi permainan dan kuliner,”. Penamaaan kampung Gajah sendiri karena memang konsep awalnya akan ada banyak gajah di kampung ini, namun karena satu dan lain hal belum terealisasi sampai sekarang.
Cocok rasanya untuk alternatif liburan anda di Bandung, terlebih yang membawa keluarga. Meluncur saja ke Jalan Sersan Bajuri, maka di kilometer 3.8 akan anda temukan ,”Kampung Gajah”.
By : AMGD






