Untuk diskusi seputar wisata dan kuliner Indonesia, silakan join ke milis mlancong@yahoogroups.com

Ada Karang yang berbentuk Siung, Makanya dinamakan Pantai Siung

E-mail Print PDF

Pantai ini letaknya cukup terpencil, jauh dari pantai-pantai selatan Yogya yang lain. Terletak di sebuah wilayah terpencil di Kabupaten Gunung Kidul, tepatnya sebelah selatan kecamatan Tepus.

Berjarak sekitar 80 km dari pusat kota Yogyakarta, atau sekitar 2,5 jam perjalanan dengan menggunakan kendaraan bermotor. Sebetulnya ada beberapa alternatif kapal yang bisa digunakan, namun untuk menghemat waktu sebaiknya menggunakan kendaraan sendiri atau sewa.

Duduk santai di Pantai Siung

Selamat datang

Bermain di pantai

Nelayan sedang menarik perahunya..

Batu berbentuk siung

Mirip siung

Deburan ombak

Asyiknya duduk di atas karang sambil menikmati deburam ombak

Silakan yang mau camping

Landscape nya sangat mirip dengan pantai-pantai lain di sekitarnya, namun yang paling menonjol dari Pantai Siung adalah batu karangnya. Karang-karang yang menjulang tinggi raksasa di sebelah barat dan timur pantai membuat pesona terseniri. Selain itu penamaan pantai ini juga berasal dari keberadaan karang-karang ini.

Karang yang menjadi penamaan pantai ini berlokasi agak menjorok ke lautan. Nama pantainya berasal dari batu karang yang menyerupai gigi kera atau Siung Wanara. Hingga kini, batu karang ini masih bisa dinikmati keindahannya, berpadu dengan ombak besar yang kadang menerpanya, hingga celah-celahnya disusuri oleh air laut yang mengalir perlahan, sebuah harmoni alam yang luar biasa.

Keberadaan karang-karang tersebut masih kita bisa saksikan sampai kini. Wilayah ini dulunya menjadi pusat perdagangan Gunung Kidul dan sekitarnya. Tak jauh dari pantai, tepatnya di wilayah Winangun, berdiri sebuah pasar. Di tempat ini pula, berdiam Nyai Kami dan Nyai Podi, istri abdi dalem Kraton Yogyakarta dan Surakarta.

Konon ceritanya, sekitar tahun 1989, grup pecinta alam dari Jepang memanfaatkan tebing-tebing karang yang berada di sebelah barat pantai sebagai arena panjat tebing. Kemudian, pada dekade 90-an, berlangsung kompetisi Asian Climbing Gathering yang kembali memanfaatkan tebing karang Pantai Siung sebagai arena perlombaan. Sejak itulah, popularitas Pantai Siung mulai pulih lagi.

Kini, sebanyak 250 jalur pemanjatan terdapat di Pantai Siung, memfasilitasi penggemar olah raga panjat tebing. Jalur itu kemungkinan masih bisa ditambah, melihat adanya aturan untuk dapat meneruskan jalur yang ada dengan seijin pembuat jalur sebelumnya.

Selain itu, beberapa pengunjung juga banyak menginap disini dengan membawa tenda sendiri. Tak perlu khawatir dengan air bersih, karena persediaan air bersih cukup melimpah. Ayo, siapa takut, berwisata ke pantai sambil berpetualang, pergilah ke Pantai Siung.

By : AMGD

Share this post

 

Chat Dengan Kami

Polls

Destinasi wisata manakah yang anda rencanakan tahun ini?
 

Polls

Wisata Kuliner apakah Favorite anda?
 

Statistics

Members : 1
Content : 519
Web Links : 6
Content View Hits : 486282

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini2057
mod_vvisit_counterKemarin2133
mod_vvisit_counterMinggu ini4190
mod_vvisit_counterMinggu kemarin16069
mod_vvisit_counterBulan ini41738
mod_vvisit_counterBulan Kemarin37553
mod_vvisit_counterRata-rata420834

We have: 17 guests online
IP: 38.107.179.239
 , 
Hari ini : May 20, 2012

Cari artikel di situs kami

Join my yahoogroups

Subscribe to mlancong