Ternyata banyak hal yang bisa dinikmati di Waduk Cirata ketika saya berkunjung beberapa waktu yang lalu. Tidak hanya wisata air..namun banyak hal lagi yang bisa dinikmati disini.
Waduk Cirata yang merupakan Sumber PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air) berasal dari Sungai Citarum. Persisnya berada di Desa Cadas Sari, Kecamatan Tegal Waru Plered, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Sekitar 60 kilometer sebelah barat laut Kota Bandung, atau kurang lebih 100 kilometer dari Jakarta melalui Purwakarta. PLTA Cirata merupakan Proyek Induk Pembangkit Hidro Jawa Barat (Pikitdro Jabar) yang dapat membangkitkan energi listrik rata-rata sebesar 1.426 juta kilowat/jam pertahun.


















Selain berfungsi sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), danau yang berketinggian sekitar 223 meter di atas permukaan laut itu, dikelilingi bukit dan menjadikan keindahan alam yang sangat menarik. Maka dari itu tidak hanya wisata air saja yang bisa dinikmati, namun kehidupan penduduk sekitar dan kulinermya juga sangat menarik untuk dilihat.
Dari mulai ketika anda memasuki Pasar Plered, di kanan kiri jalan banyak sekali orang berjualan keramik. Dan koleksi yang dipajang di depan toko banyak sekali yang menarik. Kemudian sepanjang jalan dari Plered menuju waduk Cirata, berderet sate maranggi yang sudah termasyhur itu di sepanjang jalan, cocok sekali buat para penikmat sate.
Memasuki pintu utama waduk Cirata, kita akan disambut oleh penjual jagung bakar dan minuman ringan. Ada baiknya anda sempatkan mampir tuk menikmati jagung bakar sembari menikmati udara segar di sekitar. Setelah itu kita bisa menuju area wisatanya, dimana anda melewati jembatan panjang yang berada di atas waduk. Disinilah salah satu view terbaik untuk menikmati keindahan waduk Cirata.
Sebelum sampai di wisata Buangan, kita akan disuguhi oleh pemandangan para pedagang petai dan jengkol di sepanjang jalan. Dan tak hanya itu, durian asli Cirata juga bisa anda coba. Duh manis banget…tidak menyangka kalau Cirata juga ternyata salah satu penghasil durian di daerah Jawa Barat. Salah satu penjual duren yang saya referensikan adalah Kang Dedi yang berlokasi di Telaga. Kurang lebih 300 meter sebelum wisata Buangan arah dari pintu masuk Plered.
Dan puncak kenikmatan anda ketika berkunjung ke Cirata adalah ketika berada di wisata Buangan. Pertama kali yang harus dilakukan adalah berkeliling sekitar lokasi untuk melihat kehidupan penduduk sekitar. Ada yang menjala ikan di pinggir waduk, ada yang memancing, sampai dengan menjaring ikan ke tengah waduk.
Cobalah anda untuk menyewa perahu dan berkeliling ke waduk, agar jiwa anda bisa menyatu dengan alam sekitar dan lupakan sejenak rutinitas sehari-hari yang menghantui pikiran. Setelah merasa haus dan lapar, pilihlah salah satu saung yang beraada di pinggir waduk sebagai tempat berteduh. Pesanlah nasi dan nila bakar sebagai menu utama dan ditutup dengan minuman air kelapa. Waduuh…kalau sudah begini serasa hidup ini selamanya.
Tak perlu ragu lagi, segera sambangi waduk Cirata ! dan rasakan kedahsyatan alam dan kulinernya !!
By : AMGD
















