
“Jangan mati dulu sebelum ke Raja Ampat,” begitu Maya menetapkan tekadnya sekitar 3 tahun lalu. Dan, karyawati sebuah majalah wanita di Jakarta ini pun berhasil merealisasikan mimpinya menyelam di dive site terbaik di dunia yang berlokasi di Papua Barat tersebut. Sejak itu, orientasi liburannya berubah, diving dan diving. Alasannya, perairan Indonesia yang kaya dengan ikan besar, makhluk kecil, terumbu karang, maupun landscape bawah lautnya ini terlalu luas, sehingga tak akan ada habis-habisnya dieksplor.
Namun demikian Maya tetap tak melupakan aktivitas adrenaline lainnya seperti rafting dan trekking yang lebih dulu dikenalnya. Pokoknya segala yang berbau tantangan dilakoninya jika memang ada kesempatan. Belum lama ia juga mulai kecanduan paralayang. “Alam Indonesia begitu indah dan apa saja ada. Rugi banget jadi orang Indonesia kalau nggak menjelajah seluruh pelosoknya, darat, laut, dan udara!” Ujar lulusan Prasetiya Mulya Business School ini. (Redaksi)














